Hidup di dunia hanyalah sementara. Yach, sementara. Sementara dalam sebuah perjalanan panjang menuju tempatNya. TempatNya yang Maha Lembut dan Cinta. Menuju tempatnya yang indah dan damai. Ada pepatah "berakit-rakit dahulu berenang-renang ketepian, bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian." Dunia yang penuh dengan fatamorgana, dunia yang penuh dengan tipu daya, dunia yang penuh dengan uji coba.
Siapa dapat bertahan di dunia dalam jalanNya, niscaya kebahagiaan pula ditempatNya kelak. Perjalanan hidup di dunia tentu dinamis dan segalanya berpasangan. Ada langit ada bumi, ada siang ada malam, ada suami ada isteri, ada adik ada kakak, ada baik ada buruk, ada kaya ada miskin, ada jatuh ada bangun, dls.
Siapa dapat bertahan di dunia dalam jalanNya, niscaya kebahagiaan pula ditempatNya kelak. Perjalanan hidup di dunia tentu dinamis dan segalanya berpasangan. Ada langit ada bumi, ada siang ada malam, ada suami ada isteri, ada adik ada kakak, ada baik ada buruk, ada kaya ada miskin, ada jatuh ada bangun, dls.